Inti Ceramah Tarwih malam-7

Masjid Quba Layang, Makassar.

Al-Quran merupakan kitab suci terakhir yang diturunkan kepada manusia. Tujuan utama diturunkannya al-Quran adalah sebagai kitab petunjuk yang meliputi bidang akidah, syariah dan akhlak. Akan tetapi di luar ketiga petunjuk tersebut, al-Quran telah memberikan motivasi dan inspirasi kepada umat Islam dalam berbagai bidang kehidupan sehingga melahirkan jenis budaya tertentu.

             Al-Quran adalah satu-satunya wahyu Allah yang masih ada hingga sekarang. Ia merupakan kitab suci yang tidak pernah tercampur dengan kebatilan dari mana pun dan tidak ada sesuatu pun yang diragukan dari padanya (QS. Al-Baqarah (2):2). Keadaan Al-Quran, sejak diturunkan pada lima belas abad yang silam sampai saat ini, tidak ada pengurangan atau penambahan sedikit pun terhadapnya. Semua ini merupakan jaminan dan penjagaan atasnya yang telah dijanjikan dan diberikan oleh Allah SWT (QS. Al-Hijr (15):9).

Oleh karena itu, sebagai umat yang dipilih Allah untuk menerima kitab yang mulia ini, sudah seharusnya apabila umat Islam menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dan mengaktualisasikan dirinya secara aktif dan kreatif. Umat Islam tidak semestinya memperlakukan Al-Quran sebagai sungai yang kekeringan atau padang pasir yang tandus lagi gersang. Janganlah umat Islam berperilaku pasif seperti pengaduan Nabi kepada Allah: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Quran ini sesuatu yang tidak diacuhkan”(QS. Al-Furqan (25):30).

Semoga kita akrab dengan Al Qur’an, menjadikan Al Qur’an teman sejati. Aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s